contoh kebun organik di rumah

Sayuran organik kini sedang tren di kalangan masyarakat.

Apa itu sayuran organik?

Sayuran organik adalah sayuran yang diproduksi secara alami tanpa bahan-bahan kimia, seperti pupuk kimia dan pestisida.

Di Amerika Serikat, sayuran organik tidak harus 100% mengandung unsur organik. Bila mengandung lebih dari 95% unsur organik, sayuran tersebut sudah bisa dikatakan sayur organik.

Ada beragam manfaat yang diperoleh dari mengonsumsi sayuran organik. Apa saja?

Selain memiliki kandungan gizi yang tinggi, sayuran organik lebih segar dan tahan lama.

Akan tetapi, tak dapat dipungkiri bila harga sayur organik relatif lebih mahal dibandingkan sayur anorganik.

Anda pun harus tetap waspada saat membeli sayuran organik. Beberapa kasus dilaporkan bahwa terdapat sayur organik palsu beredar di pasaran.

Nah, pernahkah terbesit oleh Anda untuk menciptakan kebun organik mini di rumah? Misalnya, kebun sawi, bayam, kangkung, atau cabai organik.

Selain lebih aman, membuat kebun organik mini di rumah sangat mudah!

1. Sudah pernah coba kebun vertikal?

contoh kebun organik di rumah

Modal utama untuk menciptakan kebun organik mini di rumah adalah lahan.

Tidak perlu lahan seluas sawah asalkan cukup untuk menanam sayur organik sesuai dengan jumlah orang di rumah.

Bila tinggal di apartemen atau rumah yang tidak punya lahan, siasati dengan kebun vertikal sederhana.

Baca juga: Inspirasi Desain Taman Kecil untuk Rumah Minimalis

Bagaimana cara membuatnya?

Gunakan pot atau pralon sebagai wadah menanam sayuran organik. Lalu, gantung vertikal di tembok atau disusun sedemikian rupa agar terlihat rapi.

Tanpa membutuhkan lahan luas, Anda kini bisa memiliki kebun organik mini di rumah! Asyik bukan?

2. Bila komitmen belum kuat, lebih baik urungkan niat

Apabila Anda sudah bertekad untuk menciptakan kebun organik mini di rumah, berarti Anda sudah bersedia meluangkan waktu untuk berkebun.

contoh kebun organik di rumah

Setidaknya dibutuhkan waktu 30 menit per hari untuk merawat kebun organik secara rutin.

Baca juga: Cara Cerdas dan Hemat Merawat Taman Rumah

Ini karena kegiatan berkebun membutuhkan proses panjang.

Dimulai dari proses memotong rumput, memilih dan menanam bibit yang cocok, serta memupuk hingga menyiram sesuai jadwal.

Inilah alasan mengapa Anda membutuhkan komitmen kuat untuk membuat kebun organik di rumah. Bagaimana dengan komitmen Anda saat ini?

3. Gunakan pupuk organik untuk tingkatkan hasil panen

contoh kebun organik di rumah

Hal penting berikutnya yang tidak boleh terlupakan adalah penggunaan pupuk organik.

Dikarenakan tujuan awal membuat kebun organik, maka pupuk yang dipakai pun harus pupuk organik. Misalnya pupuk kompos atau pupuk kandang.

Selain sangat mudah ditemukan di alam, kedua jenis pupuk ini bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Lantas, bagaimana hasilnya saat panen tiba?

Selain aman dikonsumsi, hasil panen sayuran organiknya pun akan lebih segar dan nikmat saat disantap.

Tunggu apalagi?

4. Jangan pernah abaikan peran sinar matahari!

Dikarenakan sayuran organik membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk proses alami fotosintesis, maka lokasi kebun organik wajib diperhatikan.

contoh kebun organik di rumah

Pilihlah lokasi yang mendapat sinar matahari langsung, tetapi intensitasnya perlu dibatasi.

Dengan intensitas sinar matahari yang cukup, maka sayuran organik akan tumbuh subur dan sehat.

Sebaliknya, hindari kebun organik berlokasi teduh atau jauh dari sinar matahari.

Karena hanya akan menghambat pertumbuhan sayuran organik itu sendiri.

5. Kenali ciri tanah subur

contoh kebun organik di rumah

Tanpa disadari, jenis tanah kerap diabaikan dalam membuat kebun organik mini di rumah.

Padahal, tanah sangat berperan penting dalam pertumbuhan kebun organik.

Oleh karenanya, Anda wajib mengukur tingkat kesuburan dan kandungan nutrisi dalam tanah sebelum menanam.

Salah satu ciri tanah subur, yaitu berwarna cokelat kehitaman akibat tingginya kandungan unsur hara di dalamnya.

Untuk meningkatkan kesuburan tanah, campurkan dengan pupuk alami dengan perbandingan 1:1, 1:2, atau 1:3.

Kemudian, diamkan selama beberapa hari. Tahapan ini akan membuat tanah siap ditanami sayuran organik.

Jadi, bukan hal yang mustahil untuk menciptakan kebun organik mini di rumah!

Bila Anda membutuhkan jasa desain atau renovasi kebun organik, silahkan ajukan ke LIFULL Jasa! Karena Kami akan memberikan rekomendasi penyedia jasa desain kebun organik yang sesuai dengan kebutuhan Anda!

AJUKAN SEKARANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here